pengertian-tumbuhan-dikotil
General

Tumbuhan Dikotil – Ciri, Klasifikasi, Struktur dan Contohnya

Kita akan membahas lagi tanaman dikotil beserta sifat, struktur, dan contohnya. Untuk lebih menjelaskan tanaman dikotil ini dijelaskan sebagai berikut:

Pengertian tumbuhan dikotil

pengertian-tumbuhan-dikotil

Dikotil merupakan golongan tumbuhan berbunga yang memiliki kemiripan yang sama dan disebut daun institusional atau kotiledon. Dikotil merupakan salah satu tumbuhan berbunga dengan 2 buah biji yang dibuat dengan cara membelah menjadi 2 daun kelembagaan. Mengapa disebut lembaran kelembagaan karena dibentuk pada tahap benih yang dapat dengan mudah dibagi menjadi dua (2) bagian? Hal ini karena tanaman dikotil membedakannya dengan monokotil yang bijinya hanya berupa satu buah.

Sifat tumbuhan dikotil

Ciri-ciri tanaman dikotil ini antara lain sebagai berikut:

  • Memiliki potongan biji emping 2
  • Memiliki satu root
  • Tidak memiliki ujung akar
  • Memiliki kambium pada batang dan akarnya
  • Bagian bunganya memiliki kelopak, kelopak dan benang sari
  • Struktur batangnya memiliki ikatan pembuluh
  • Bundel vaskular antara kambium dan floem

Struktur tumbuhan dikotil

Struktur tanaman dikotil ini terbagi menjadi 3 kelompok yaitu susunan pada daun dan susunan pada batang serta akar. Penjelasan tentang struktur tanaman dikotil ini adalah sebagai berikut:

Struktur pada daun

Daun merupakan bagian tumbuhan yang berperan sebagai rantai makanan bagi tumbuhan melalui proses yang disebut fotosintesis. Ada 3 bagian dalam struktur daun diantaranya sebagai berikut:

  • kulit ari
    Epidermis pada daun mengandung sel stomal dan juga epidermis pembentuk trikoma yang berfungsi melindungi dari sinar matahari.
  • Jaringan dasar
    Jaringan dasar pada daun berada di epidermis, yang merupakan area utama untuk fotosintesis.
  • File operator
    Kikir pengakat pada daun tu terletak pada tulang daun yang memiliki susunan mirip dengan batang.

Struktur batang

Batang merupakan bagian tumbuhan yang terdapat pada permukaan tanah dan memiliki fungsi untuk perkembangan daun. Pada ujung batang terdapat permukaan batang yang sudah tua dan kasar, sehingga terdapat lensa pada tempat-tempat tertentu. Ada 4 bagian pada struktur bagasi diantaranya:

  • kulit ari
    Epidermis di batang tubuh merupakan jaringan sel hidup di luar batang yang tersusun pada dinding sel tipis. Epidermis pada batang biasanya menutupi organ pada tumbuhan.
  • korteks
    Korteks di batang terletak di lapisan epidermis.
  • Endodermis
    Endodermis di batang berada di bawah permukaan lapisan epidermis.
  • Floem
    Floem pada batang merakit sel-sel yang menutupi berbagai sel serat floem dan komponen pembuluh darah sebagai penyalur makanan bagi tumbuhan.
  • Xylem
    Sel penyusun xilem ini meliputi elemen trakea, serat xilem dan juga parenkim xilem.
  • Xilem ini berfungsi sebagai saluran air dan mineral dari akar ke daun dan terletak di bagian dalam urat atau di bagian dalam kambium. Xilem pada tumbuhan berbunga memiliki dua jenis sel yaitu trakeid dan unsur vaskuler. Kedua jenis sel tersebut adalah sel mati.

Struktur akar

Akar adalah organ tumbuhan yang terletak di dalam tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah dan mengencangkannya sebagai landasan agar tubuh tumbuhan tegak dan juga kuat. Akar ini berasal dari calon akar di dalam embrio. Struktur luar akar terdiri dari batang akar, cabang akar, rambut akar, dan tudung akar. Ujung akar merupakan titik tumbuh yang dilindungi oleh lapisan akar (kalifra) yang terbuat dari kalsium. Pada tumbuhan dikotil, batas di ujung akar dengan kaliptra tidak jelas. Sistem akar tunggang dikot disebabkan oleh akar kecambah mengalami pertumbuhan yang terus menerus. Pangkal akar lebih besar dari pangkal akar utama, namun meski menunggang, akarnya tetap bercabang, meski tidak berserat. Secara anatomis, akar terdiri dari empat (4) lapisan jaringan utama meliputi:

  • Epidermis berfungsi sebagai penyerap air.
  • Korteks memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan zat
  • Fungsi endodermis adalah mengatur pergerakan zat ke dalam pembuluh akar.
  • Silinder pusat (stele), terdiri dari perisikel, xilem dan floem.

Klasifikasi dan contoh tumbuhan dikotil

Tanaman dikotil merupakan makanan sehari-hari kita, yang meliputi sayur mayur dan buah-buahan. Di bawah ini beberapa contoh tumbuhan dikotil:

  • Myrtaceae
    Contoh tumbuhan Myrtaceae ini adalah buah jambu biji.
  • Casuarinaceae
    Contoh tumbuhan Casuarinaceae ini adalah pohon cemara
  • Euphorbiaceae
    Contoh tanaman Euphorbiaceae ini adalah ubi jalar, talas, singkong
  • Solanaceae
    Contoh tumbuhan Solanaceae ini adalah kentang, cabai, tomat, terong
  • Malvaceae
    Contoh tanaman Malvaceae ini adalah kembang sepatu dan kapas
  • Rosaceae
    Contoh tumbuhan Rosaceae ini adalah bunga mawar
  • Petai-Petaian atau Mimosaceae
    Misalnya petai, jengkol dan sengon yang bisa dimakan serta kaliandra untuk reboisasi.
  • Sirih-Sirih atau Piperaceae
    Contoh tanaman sirih sirh ini adalah merica dan sirih.
  • Kaktus atau kaktus
    Tanaman gurun yang awalnya merupakan hutan belantara Amerika Selatan.
  • Rutaceae atau buah jeruk
    Contoh dari jenis rutaceae ini adalah buah jeruk dan keluarganya
  • Rubiaceae atau Grup Kopo.
    Contoh tanaman rubiaceae ini adalah berbagai jenis kopi, bunga kaca piring, bunga nusa yang indah, dan lain sebagainya.
  • Komposit atau Komposit
    Contoh tumbuhan majemuk ini adalah bunga matahari.
  • Legum atau Leguminoceae
    Contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini adalah terong, tomat, kentang dan kecubung.

Sekian penjelasan untuk membantu anda memahami tumbuhan triko, sifat, struktur dan contoh, semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Sumber :