iron-man-dunia-nyata
Umum

Dulu Dibuang di Tempat Sampah, Kini Punya Perusahaan

Rate this post

Dahulu ditemukan di tempat sampah, sekarang menjadi bisnis bernilai ratusan miliar | Manusia Besi Dunia Nyata!

iron-man-dunia-nyata

Kita mungkin pernah mendengar kasus dimana bayi dibuang ke tempat sampah oleh orang tuanya. Tidak hanya di Indonesia, kejadian menyedihkan seperti ini juga sering terjadi di luar negeri.

Salah satunya seperti yang terjadi pada Freddie Figgers, seorang pengusaha kaya yang saat ini disebut sebagai “Batman” dan “Iron Man” di dunia nyata.

Pasalnya, sebelum Freddie menjadi orang sukses seperti sekarang ini, ia memiliki kisah hidup yang sangat meresahkan.

Ya, ketika dia masih bayi, orang tua kandung Freddie tega membuangnya ke tempat sampah di Quincy, Florida.

Sekadar informasi, julukan yang disematkan pada Freddie saat ini bukanlah hal yang tidak masuk akal.

Dia sekarang adalah CEO dari perusahaan telekomunikasi besar AS, Figgers Communication.

Nilai perusahaan yang didirikannya pun tak main-main, mencapai $63 juta atau setara dengan 882 miliar rupee!

Dalam cerita lama, Freddie yang saat itu masih bayi, ditemukan di tempat pembuangan sampah oleh pasangan bernama Nathan dan Betty Figgers.

Ketika Nathan dan Betty melihat kondisinya yang buruk, mereka memutuskan untuk mengadopsi bayi Freddie sebagai anak mereka.

Waktu berlalu. Seolah tidak peduli dengan perbuatan jahat orang tuanya, Freddie tumbuh menjadi orang sukses seperti sekarang ini.

Saat ini dia adalah salah satu pemilik perusahaan telekomunikasi termuda di dunia.

Siapa sangka bayi yang pernah ditemukan di tempat sampah itu telah menunjukkan bakat istimewanya sejak kecil.

Ketika dia baru berusia sembilan tahun, Freddie kecil sudah memiliki kemampuan untuk memperbaiki komputer.

Bakatnya memungkinkan Freddia mendapatkan penghasilan sendiri sejak usia muda dengan memulai sebagai teknisi.

Di masa remajanya, kepiawaian Freddie dalam mengutak-atik dunia komputer semakin terasa.
F Dulu dibuang oleh ibu ketika anak kecil ini memiliki bisnis yang sukses 529df

Jadi pada usia 15 tahun, Freddie sudah bisa memulai sebuah perusahaan komputer dengan segenap hasratnya.

Langkah besar itu didahului oleh penemuan luar biasa Freddie ketika ayah angkatnya Nathan menderita penyakit Alzheimer, yang membuatnya sulit untuk menjelaskan keberadaannya kepada Freddie.

Freddie juga berinisiatif membuat sepatu dengan pelacak GPS yang ditanamkan dan perangkat komunikasi dua arah untuk meringankan keterbatasan ayah angkatnya.

“Saya bisa menelepon dan berkata, ‘Hai Ayah, di mana Anda?’ dan dia hanya perlu melihat ke bawah dan berbicara dengan sepatunya dan kemudian saya dapat melacak lokasinya, “kata Freddie.

Melalui penemuan luar biasa ini, sebuah perusahaan Kansas kemudian menghubungi Freddie dan setuju untuk membeli program tersebut seharga $2,2 juta atau sekitar Rs 31 miliar.

Setahun kemudian, pria berusia 31 tahun itu menggunakan uang itu untuk memperluas perusahaan telekomunikasi Figgers Communication, yang ia dirikan.

Hasilnya, di usianya yang baru 24 tahun, Freddie telah berhasil mengembangkan setidaknya 80 program perangkat lunak.

Ya, jalan hidup Freddie memang sangat menginspirasi, mengingat dia hanyalah seorang bayi yang dibuang di tempat pembuangan sampah.

Sumber :